Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Inspirasi/Tanpa Skripsi, Film Animasi 2D Antar Mahasiswa UIN Surakarta Ini Raih Gelar Sarjana
Inspirasi

Tanpa Skripsi, Film Animasi 2D Antar Mahasiswa UIN Surakarta Ini Raih Gelar Sarjana

Kini, di sejumlah perguruan tinggi telah menyediakan jalur kelulusan alternatif di luar metode konvensional penulisan skripsi bagi para mahasiswanya. Seperti y

By Silmi Hakiki26 Agustus 20262 Menit Baca110 Dilihat0 Komentar
Tanpa Skripsi, Film Animasi 2D Antar Mahasiswa UIN Surakarta Ini Raih Gelar Sarjana

Kini, di sejumlah perguruan tinggi telah menyediakan jalur kelulusan alternatif di luar metode konvensional penulisan skripsi bagi para mahasiswanya. Seperti yang dilakukan oleh seorang mahasiswa Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta, Hanifa Putri Auliya, berhasil menyelesaikan masa studinya melalui proyek akhir berupa film animasi 2D. Karya kreatif yang ia ciptakan ini bahkan telah resmi mengantongi sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).

Edukasi Visual Hukum Keluarga Islam untuk Generasi Muda

Film animasi ini berfokus pada tema Hukum Keluarga Islam. Melalui pendekatan visual yang bersifat edukatif, karya ini dirancang khusus agar masyarakat luas terutama generasi muda dapat lebih mudah memahami berbagai persoalan hukum keluarga berdasarkan sudut pandang Islam.

Angkat Isu Krusial Rumah Tangga dalam Cerita Realistis

Di dalam film tersebut, terdapat beragam isu penting seputar hukum keluarga Islam yang disajikan secara tematik. Beberapa topik yang diangkat meliputi pembagian peran serta tanggung jawab antara suami dan istri, konsep hak asuh anak setelah perceraian (hadhanah), tata cara pembagian warisan menurut hukum Islam, hingga konflik hak asuh yang sering terjadi di tengah masyarakat. Semua materi ini dibungkus dalam alur cerita animasi yang realistis namun sarat akan nilai edukasi agar mudah dicerna oleh masyarakat umum.

Sosialisasi dan Pemutaran Film di KUA Laweyan

Karya inovatif ini telah dipresentasikan langsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Laweyan di bawah naungan Kantor Kemenag Surakarta. Film tersebut diputar di hadapan peserta forum Kelas Kepenghuluan sebagai salah satu upaya nyata untuk memperkuat literasi serta penerapan praktik hukum keluarga Islam dalam kehidupan bermasyarakat.

Seno Aris Sasminto selaku dosen pengampu memberikan pujian atas pencapaian yang diraih oleh Hanifa. Ia menegaskan bahwa model tugas akhir berbasis proyek kreatif ini menunjukkan transformasi pembelajaran hukum Islam yang relevan dengan perkembangan teknologi. “Mahasiswa tidak hanya memahami hukum sebagai teori, tetapi mampu mengolahnya menjadi karya yang memiliki nilai edukasi dan perlindungan hukum,” ujarnya pada Selasa (9/6/2026), melansir kemenag.go.id.

Baca Juga: Sibuk Organisasi dan Ikut Kompetisi, Ini Cerita Maureen yang Jadi Lulusan Tercepat di UGM

S

Penulis: Silmi Hakiki

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu42 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu30 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu154 views