Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Nasional/SMK Go Global 2026 Resmi Dibuka, Lulusan SMK Bisa Kerja ke Luar Negeri
Nasional

SMK Go Global 2026 Resmi Dibuka, Lulusan SMK Bisa Kerja ke Luar Negeri

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen P2MI) membuka pendaftaran program SMK Go Global Batch I 2026.

By Agnes Yonatan (Penulis Utama)26 Agustus 20264 Menit Baca458 Dilihat0 Komentar
SMK Go Global 2026 Resmi Dibuka, Lulusan SMK Bisa Kerja ke Luar Negeri

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen P2MI) membuka pendaftaran program SMK Go Global Batch I 2026. Program ini ditujukan untuk lulusan SMK yang ingin mendapatkan kesempatan bekerja di luar negeri melalui jalur yang resmi dan prosedural.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan yang disediakan oleh masing-masing Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI). Pendaftaran Batch I tahun 2026 dibuka hingga 16 Agustus 2026.

SMK Go Global menjadi salah satu program yang menghubungkan lulusan SMK dengan peluang kerja di berbagai negara. Peserta nantinya mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi sebelum menjalani proses penempatan sebagai pekerja migran Indonesia.

Program ini mencakup penguatan kompetensi, sertifikasi, penerapan standar kerja global, penempatan secara prosedural, hingga pelindungan bagi pekerja migran.

Baca Juga: Kesempatan Emas Guru SMK: Magang Industri ke Luar Negeri Selama 3 Bulan!

Syarat Mengikuti SMK Go Global

Untuk mengikuti program SMK Go Global Batch I 2026, calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya adalah berusia minimal 18 tahun.

Selain itu, peserta wajib menyiapkan berbagai dokumen administrasi, meliputi:

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) sebanyak satu lembar.
  • Fotokopi KTP sebanyak satu lembar.
  • Fotokopi kartu jaminan kesehatan nasional sebanyak satu lembar.
  • Surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan terdekat.
  • Surat pernyataan kesanggupan mengikuti program peningkatan kapasitas calon pekerja migran Indonesia atau pekerja migran Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja luar negeri.
  • Surat pernyataan berminat bekerja ke luar negeri.
  • Surat izin dari orang tua, wali, suami, atau istri untuk mengikuti proses peningkatan kapasitas dan penempatan ke luar negeri.
  • Fotokopi ijazah pendidikan terakhir.
  • Dokumen keterampilan berupa kemampuan teknis, bahasa, atau pengalaman sesuai bidang pekerjaan yang dipilih.
  • Kartu kuning (AK-1) atau surat keterangan pencari kerja dari dinas yang menangani bidang ketenagakerjaan setempat.

Tahapan Seleksi Peserta

Pendaftaran SMK Go Global tidak langsung berujung pada pelatihan. Calon peserta harus melewati sejumlah tahapan seleksi terlebih dahulu.

Prosesnya diawali dengan pengumuman pendaftaran, kemudian peserta mendaftar melalui tautan BP3MI yang tersedia di laman SMK Go Global.

Setelah melakukan pendaftaran, calon peserta harus mengunggah dokumen persyaratan. Dokumen tersebut kemudian diverifikasi secara administratif untuk memastikan kelengkapan persyaratan.

Peserta yang lolos verifikasi administrasi akan mengikuti tes tulis dan wawancara. Hasil seleksi selanjutnya diumumkan, kemudian peserta yang dinyatakan lolos melakukan pendaftaran ulang sebelum mengikuti pelatihan.

Secara berurutan, tahapan program meliputi:

  1. Pengumuman pendaftaran.
  2. Pendaftaran melalui tautan BP3MI.
  3. Pengunggahan dokumen persyaratan.
  4. Verifikasi administrasi.
  5. Pengumuman hasil verifikasi.
  6. Tes tulis dan wawancara.
  7. Pengumuman kelulusan.
  8. Pendaftaran ulang peserta yang lolos.
  9. Pelaksanaan pelatihan.

Bisa Ditempatkan di Berbagai Negara

Program SMK Go Global membuka peluang penempatan di sejumlah kawasan dan negara. Tujuan penempatannya mencakup:

  • Malaysia
  • Taiwan
  • Jepang
  • Korea Selatan
  • Timur Tengah
  • Kawasan Eropa

Peluang tersebut tersedia untuk berbagai sektor pekerjaan yang membutuhkan tenaga terampil.

Tujuh Sektor Pekerjaan yang Dibuka

Lulusan SMK yang mengikuti program ini dapat diarahkan ke sejumlah sektor pekerjaan. Bidang yang tercantum dalam program SMK Go Global meliputi:

  1. Kesehatan
  2. Hospitality
  3. Manufaktur
  4. Transportasi
  5. Agrikultur
  6. Konstruksi
  7. Seabased

Dengan cakupan sektor yang beragam, program ini memberikan peluang bagi lulusan SMK dengan latar belakang keterampilan berbeda untuk mempersiapkan diri memasuki pasar kerja internasional.

Pendaftaran Tersedia di Berbagai BP3MI

Pendaftaran SMK Go Global Batch I dapat dilakukan melalui BP3MI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Daftar BP3MI yang menjadi lokasi pendaftaran meliputi:

  • BP3MI Aceh
  • BP3MI Sumatera Utara
  • BP3MI Kepulauan Riau
  • BP3MI Riau
  • BP3MI Sumatera Barat
  • BP3MI Sumatera Selatan
  • BP3MI Lampung
  • BP3MI DKI Jakarta
  • BP3MI Banten
  • BP3MI Jawa Barat
  • BP3MI DI Yogyakarta
  • BP3MI Jawa Tengah
  • BP3MI Jawa Timur
  • BP3MI Bali
  • BP3MI Nusa Tenggara Barat
  • BP3MI Nusa Tenggara Timur
  • BP3MI Kalimantan Selatan dan Tengah
  • BP3MI Kalimantan Barat
  • BP3MI Kalimantan Utara
  • BP3MI Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara
  • BP3MI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Papua
  • BP3MI Sulawesi Tengah
  • BP3MI Sulawesi Tenggara

Dengan pendaftaran yang masih berlangsung hingga 16 Agustus 2026, lulusan SMK yang memenuhi persyaratan masih memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi dan mempersiapkan diri bekerja di luar negeri melalui jalur resmi.

Baca Juga: Kemendikdasmen dan Polri Siapkan Pelatih AI untuk Edukasi Siswa SMA-SMK

A

Penulis: Agnes Yonatan (Penulis Utama)

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu40 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu30 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu152 views