Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Berita Kampus/SmartMeet AI: Solusi Rapat Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Tingkatkan Efisiensi Kerja, Karya Mahasiswa UI dan Raih Juara 1 Nasional
Berita Kampus

SmartMeet AI: Solusi Rapat Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Tingkatkan Efisiensi Kerja, Karya Mahasiswa UI dan Raih Juara 1 Nasional

Mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Muhammad Ilham Arif Sirojuddin, mahasis

By Widiyanto26 Agustus 20263 Menit Baca187 Dilihat0 Komentar
SmartMeet AI: Solusi Rapat Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Tingkatkan Efisiensi Kerja, Karya Mahasiswa UI dan Raih Juara 1 Nasional

Mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Muhammad Ilham Arif Sirojuddin, mahasiswa program studi Administrasi Keuangan dan Perbankan, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang The 15th UI Studentpreneurs.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia pada Sabtu (14/02) ini mengangkat tema “Momentum to Mastery: Pioneering Young Entrepreneurs Growth in the Age of Transition”. Rangkaian kegiatan meliputi kompetisi Business Model Canvas, seminar kewirausahaan, serta Young Entrepreneur Summit (YES).

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi memiliki daya saing tinggi dalam bidang inovasi dan kewirausahaan, sejalan dengan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.

Baca juga: Kalahkan Korea Selatan Hingga China, Inovasi Blockchain Antar Dua Mahasiswa Unair Juara ASIAN Young Leader Forum di Vietnam

Ilham bersama timnya mengembangkan inovasi SmartMeet AI, sebuah solusi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas rapat. Sistem ini bekerja melalui tiga fase utama:

  1. Pre-meet: membantu persiapan agenda dan tujuan rapat
  2. In-meet: mengoptimalkan jalannya diskusi secara real-time
  3. Post-meet: merangkum hasil dan tindak lanjut rapat

Inovasi ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  1. Poin ke-8: pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi
  2. Poin ke-9: industri, inovasi, dan infrastruktur

SmartMeet AI berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas kerja digital sekaligus mendorong ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi di Indonesia.

Baca juga: Mahasiswa UK Petra Ciptakan GO! MAJA, Yoghurt Unik Berbahan Buah Lokal Yang Diabaikan Jadi Kaya Manfaat dan Menyehatkan

Ilham tergabung dalam tim bersama dua mahasiswa dari program studi Ilmu Administrasi Niaga, yaitu Luthfi Ramadhan dan Wildan Firdaus. Kolaborasi lintas program studi ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam pengembangan ide.

Gagasan SmartMeet AI lahir dari pengalaman pribadi tim dalam menghadapi rapat yang sering tidak efisien. Melalui proses diskusi dan brainstorming, mereka berhasil merumuskan solusi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia profesional saat ini.

Kompetisi berlangsung selama kurang lebih empat bulan dengan tahapan seleksi yang kompetitif:

  1. Babak preliminary diikuti sekitar 450 tim melalui pengumpulan Business Model Canvas
  2. Sebanyak 300 tim terbaik melaju ke semifinal dengan proposal ide bisnis
  3. Terpilih 10 finalis terbaik yang mempresentasikan pitch deck dan video bisnis di hadapan dewan juri berlatar belakang venture capital

Proses panjang ini menunjukkan kualitas dan kesiapan mahasiswa vokasi dalam bersaing di tingkat nasional.

Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan AI Kesehatan Mental, Raih Juara Dunia dengan Hadiah Rp4 Miliar

Ilham menyampaikan bahwa pembelajaran di kelas memiliki kontribusi besar dalam pencapaian ini.

“Kami tidak berekspektasi untuk menjadi pemenang karena semua finalis memiliki ide-ide yang menarik. Namun, hal tersebut tidak mematahkan semangat kami untuk terus berjuang dan meraih Juara 1,” ujarnya.

Mata kuliah kewirausahaan, bisnis digital, dan pemasaran digital menjadi fondasi penting dalam merumuskan model bisnis, mengembangkan produk berbasis teknologi, serta menyusun strategi promosi.

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Dr. Safrin Arifin, SKM., SSt., M.Sc., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UI memiliki daya saing tinggi, tidak hanya dalam kompetensi teknis, tetapi juga dalam inovasi dan kewirausahaan. Kami berharap keberhasilan Ilham dan tim menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk berani berkompetisi, berkolaborasi lintas disiplin, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

W

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu42 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu32 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu154 views