Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Inspirasi/Mengenal Sosok Agung Sulistyo, Mantan Satpam yang Kini Bergelar Doktor dari UMY
Inspirasi

Mengenal Sosok Agung Sulistyo, Mantan Satpam yang Kini Bergelar Doktor dari UMY

Siapa sangka sosok Agung Sulistyo doktor baru dari Program Doktor Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini dulunya pernah menjadi satpam. Pria y

By Silmi Hakiki26 Agustus 20262 Menit Baca380 Dilihat0 Komentar
Mengenal Sosok Agung Sulistyo, Mantan Satpam yang Kini Bergelar Doktor dari UMY

Siapa sangka sosok Agung Sulistyo doktor baru dari Program Doktor Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini dulunya pernah menjadi satpam. Pria yang berasal dari Tangerang tersebut tumbuh dari keluarga sederhana yang orang tuanya bekerja sebagai buruh. Lulus Sekolah Menengah Teknik (STM) jurusan Teknik Gambar Bangunan pada 2002 dan sempat mencoba seleksi TNI & Polri, tetapi perjalanan hidup justru mengarahkannya ke tempat yang berbeda.

Perjalanan Agung mengenal dunia pendidikan bermula saat ia menjadi relawan di Yogyakarta pada 2005. Tiga tahun berselang, ia mendapatkan pekerjaan pertamanya sebagai petugas keamanan atau satpam di Harian Kedaulatan Rakyat, salah satu media massa terkemuka di kota tersebut.

Kuliah dari Pos Ronda

Pada 2009, ia mengambil keputusan besar untuk kuliah karyawan di sebuah sekolah tinggi ilmu ekonomi di Yogyakarta. Langkah ini ia tempuh di tengah impitan ekonomi dan tanggung jawab pekerjaan. Demi membiayai studinya, Agung harus menyisihkan sebagian upah bulanannya untuk mencicil biaya kuliah.

Bagi Agung, membagi waktu adalah ujian terberatnya saat itu. Ketika mendapat giliran berjaha malam, ia harus langsung bertolak ke tempat kerja selepas kuliah, lalu memanfaatkan pos satpam untuk menyelesaikan tugas-tugas akademisnya. Kegigihan tersebut berbuah manis, ia sukses meraih gelar sarjana pada 2013 dan langsung meneruskan studi magister hingga lulus pada 2015.

Transformasi Menjadi Pengajar

Fase titik balik dalam kehidupan Agung dimulai setelah ia membina rumah tangga pada 2014. Sang istri, Intan Mutiara Putri, menjadi figur utama yang memperluas perspektif serta memotivasi Agung untuk menjajaki profesi dosen. Agung mengaku bahwa ia sama sekali tidak pernah terpikir akan menjadi seorang pendidik, namun dorongan dan cara pandang baru dari istrinyalah yang mengubah segalanya.

Peluang itu akhirnya terbuka lebar pada 2015 ketika Agung resmi diterima mengajar di Sekolah Tinggi Pariwisata di Yogyakarta. Lewat perjalanan panjang ini, ia berhasil bertransformasi dari seorang petugas keamanan menjadi seorang dosen.

Baginya salah satu doa yang paling sering ia langitkan adalah memohon kepada Allah agar meninggikan derajatnya lewat jalur ilmu. Kini, untaian doa yang terus-menerus dipanjatkannya itu telah menjadi kenyataan.

Agung berpesan kepada anak muda agar tidak takut untuk bermimpi besar sekalipun berasal dari keluarga sederhana. “Saya selalu bilang kepada mahasiswa, jangan takut bermimpi tinggi. Kalau pun jatuh, kita tidak akan jatuh terlalu jauh dari apa yang kita impikan,” ujarnya pada Kamis (11/6/2026), melansir umy.ac.id.

Baca Juga: Kisah Risti, Anak Buruh Proyek yang Raih Kuliah Gratis di UGM

S

Penulis: Silmi Hakiki

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu42 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu30 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu153 views