Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Berita Kampus/Mau Masuk IPDN 2026? Ini 8 Ketentuan yang Wajib Dipahami Calon Praja
Berita Kampus

Mau Masuk IPDN 2026? Ini 8 Ketentuan yang Wajib Dipahami Calon Praja

Simak ketentuan wajib untuk ikut seleksi calon praja IPDN 2026.

By Agnes Yonatan (Penulis Utama)26 Agustus 20263 Menit Baca642 Dilihat0 Komentar
Mau Masuk IPDN 2026? Ini 8 Ketentuan yang Wajib Dipahami Calon Praja

Buat calon peserta yang mengincar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), lolos seleksi tentu menjadi langkah besar. Namun, perjalanan tidak berhenti setelah dinyatakan diterima. Sebagai sekolah kedinasan, IPDN memiliki sejumlah ketentuan yang wajib dipahami dan disanggupi calon praja sejak awal.

Aturan tersebut berkaitan dengan kehidupan selama pendidikan hingga kesediaan menjalankan penempatan setelah lulus. Karena itu, calon peserta sebaiknya mengetahui ketentuannya sebelum memutuskan untuk mendaftar.

Baca Juga: Syarat Tinggi Badan Sekolah Kedinasan 2026, dari IPDN hingga Poltekimipas

8 Ketentuan Calon Praja IPDN

Mengacu pada pengumuman penerimaan IPDN 2026, berikut sejumlah ketentuan yang harus disanggupi peserta apabila dinyatakan lulus:

  1. Tidak mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus sebagai calon praja.
  2. Tidak menikah atau kawin selama masa pendidikan.
  3. Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS serta ditugaskan atau ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
  4. Bersedia ditempatkan di seluruh kampus IPDN selama mengikuti pendidikan.
  5. Mematuhi seluruh peraturan yang berlaku di lingkungan IPDN.
  6. Bersedia diberhentikan sebagai praja apabila terbukti melakukan pelanggaran disiplin praja.
  7. Mengembalikan biaya seleksi ke kas negara apabila telah dinyatakan lulus seleksi masuk IPDN tetapi kemudian mengundurkan diri.
  8. Dinyatakan gugur apabila terbukti memalsukan identitas atau dokumen persyaratan.

Ketentuan tersebut menunjukkan bahwa menjadi praja IPDN tidak hanya membutuhkan kesiapan akademik dan fisik. Peserta juga harus siap mengikuti aturan kedinasan dan konsekuensi yang berlaku selama maupun setelah menjalani pendidikan.

Jadwal Seleksi IPDN 2026

Bagi calon peserta yang ingin mengikuti seleksi, rangkaian penerimaan IPDN 2026 dimulai pada Agustus dan berlangsung hingga November. Berikut jadwal lengkapnya:

  • Pendaftaran online: 18–30 Agustus 2026
  • Verifikasi dokumen: 18 Agustus–1 September 2026
  • Pengumuman verifikasi dokumen: 2–3 September 2026
  • Masa sanggah: 4–5 September 2026
  • Jawaban masa sanggah: 4–6 September 2026
  • Pengumuman pasca masa sanggah: 7–8 September 2026
  • Pembayaran biaya SKD: 11–15 September 2026
  • Pengumuman jadwal SKD: 18–21 September 2026
  • Pelaksanaan SKD: 22 September–7 Oktober 2026
  • Pengumuman hasil SKD: Oktober 2026
  • Verifikasi faktual tahap 1 dan gladi bersih tes bahasa Inggris: Oktober 2026
  • Tes bahasa Inggris: Oktober 2026
  • Pengumuman hasil verifikasi faktual tahap 1 dan tes bahasa Inggris: Oktober 2026
  • Tes kesehatan tahap 1: Oktober 2026
  • Pengumuman hasil tes kesehatan: Oktober 2026
  • Gladi tes psikologi, integritas, dan kejujuran: Oktober 2026
  • Pengumuman hasil tes psikologi, integritas, dan kejujuran: Oktober 2026
  • Penerimaan peserta dan verifikasi faktual dokumen tahap 2: Oktober–November 2026
  • Tes kesehatan tahap 2: Oktober–November 2026
  • Tes kesamaptaan dan antropometri: Oktober–November 2026
  • Pengumuman kelulusan akhir: November 2026
  • Registrasi calon praja: November 2026

Dengan rangkaian seleksi yang cukup panjang, calon peserta perlu mempersiapkan diri sekaligus memahami konsekuensi yang berlaku apabila nantinya berhasil menjadi calon praja IPDN.

Baca Juga: Lulusan SMA Bisa Kuliah Gratis Hingga Jadi PNS, IPDN 2026 Segera Dibuka

A

Penulis: Agnes Yonatan (Penulis Utama)

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

11 jam lalu38 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

11 jam lalu39 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

11 jam lalu30 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu152 views