Magang Kemendagri 2026 Batch 3 Dibuka, Ada 65 Kuota untuk Mahasiswa
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali membuka program magang untuk mahasiswa melalui Magang 2026 Batch 3.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali membuka program magang untuk mahasiswa melalui Magang 2026 Batch 3. Program ini berlangsung pada September hingga November 2026 dan dapat menjadi pilihan bagi mahasiswa yang sedang memenuhi kebutuhan praktik kerja lapangan (PKL).
Pada batch kali ini, Kemendagri menyediakan 65 kuota peserta yang akan ditempatkan di berbagai unit kerja, mulai dari Sekretariat Jenderal hingga Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Persyaratan yang Harus Dipenuhi
Program magang ini ditujukan bagi mahasiswa aktif dari perguruan tinggi negeri maupun swasta. Peserta harus berasal dari jenjang pendidikan D4 atau S1 dengan IPK terakhir minimal 3,00 dari skala 4,00.
Selain itu, calon peserta wajib dalam kondisi sehat jasmani dan rohani serta berasal dari program studi yang relevan dengan tema magang yang diajukan. Peserta juga harus belum pernah mengikuti maupun mengundurkan diri dari program magang di Kemendagri.
Sejumlah dokumen juga perlu disiapkan, yaitu surat pengantar resmi dari perguruan tinggi yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal melalui Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Daftar Riwayat Hidup (DRH), surat keterangan bebas sanksi disiplin, transkrip nilai sementara, KTP, pas foto ukuran 4 x 6 berlatar putih, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), pakta integritas, dan statement of purpose.
Baca Juga: Beasiswa Chevening 2027 Resmi Dibuka, Bisa Kuliah S2 di Inggris Tanpa Batas Usia
Tahapan Pendaftaran Magang
Mahasiswa yang ingin mengikuti program ini perlu melakukan registrasi melalui aplikasi magang Kemendagri. Setelah membuat akun, peserta memilih satu tema dan melengkapi data pribadi serta seluruh dokumen persyaratan melalui akun yang telah dibuat.
Peserta kemudian mengisi formulir pendaftaran elektronik yang memuat data pribadi, riwayat pendidikan, serta pengalaman kegiatan akademik.
Salah satu dokumen yang perlu diunggah adalah statement of purpose singkat maksimal 1.000 kata. Dokumen tersebut ditulis menggunakan bahasa formal dan sistematis dengan memuat deskripsi diri, alasan mengikuti magang, serta hasil yang diharapkan. Dalam penyusunannya, pemanfaatan AI dibatasi maksimal 40 persen.
Penempatan di Berbagai Unit Kerja
Sebanyak 65 peserta magang akan dialokasikan ke sejumlah unit kerja di lingkungan Kemendagri. Berikut rinciannya:
- Sekretariat Jenderal: 11 peserta
- Inspektorat Jenderal: 3 peserta
- Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum: 3 peserta
- Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan: 4 peserta
- Direktorat Jenderal Otonomi Daerah: 4 peserta
- Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah: 4 peserta
- Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah: 4 peserta
- Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa: 10 peserta
- Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil: 3 peserta
- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia: 13 peserta
- Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri: 3 peserta
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri: 3 peserta
Catat Jadwal Pendaftarannya
Rangkaian seleksi Magang Kemendagri 2026 Batch 3 dimulai pada Agustus 2026. Registrasi akun berlangsung pada 10-14 Agustus, dilanjutkan dengan pendaftaran peserta pada 15-19 Agustus.
Selanjutnya, proses seleksi dilaksanakan pada 20-24 Agustus dan hasilnya diumumkan pada 26 Agustus 2026. Peserta yang lolos akan menjalani magang mulai 1 September hingga 30 November 2026.
Baca Juga: Beasiswa BPI 2026 untuk Guru dan Calon Guru Dibuka, Kuliah D4/S1 Dibiayai Pemerintah
Penulis: Agnes Yonatan (Penulis Utama)
Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.
Komentar Pengunjung (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

