Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Inspirasi/Kalahkan 269 Peserta dari 67 Negara, Siswi Indonesia Raih Emas Olimpiade Matematika di Prancis
Inspirasi

Kalahkan 269 Peserta dari 67 Negara, Siswi Indonesia Raih Emas Olimpiade Matematika di Prancis

Sejarah baru tercipta di Bordeaux, Prancis. Danica Odelia, siswi program Brilliant Class SMAK Penabur Gading Serpong, sukses mengibarkan bendera Merah Putih di

By Widiyanto26 Agustus 20263 Menit Baca1,051 Dilihat0 Komentar
Kalahkan 269 Peserta dari 67 Negara, Siswi Indonesia Raih Emas Olimpiade Matematika di Prancis

Sejarah baru tercipta di Bordeaux, Prancis. Danica Odelia, siswi program Brilliant Class SMAK Penabur Gading Serpong, sukses mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi European Girls' Mathematical Olympiad 2026. Ia tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga mencatatkan diri sebagai perempuan pertama asal Indonesia yang meraih prestasi tersebut di ajang matematika internasional khusus perempuan itu.

Pencapaian ini menjadi kado istimewa menjelang Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April. Keberhasilan Danica membuktikan bahwa perempuan mampu berprestasi di berbagai bidang, termasuk matematika, yang selama ini kerap didominasi laki-laki.

Baca juga: Tiga Mahasiswa Unpad Raih Emas di SIIF Korea Selatan Lewat Inovasi Susu Anti Stres Berbahan Daun Kemangi

Danica menjelaskan bahwa EGMO merupakan kompetisi matematika khusus perempuan yang umumnya diikuti oleh negara-negara Eropa.
“Namun, negara di luar itu juga bisa ikut mewakili, termasuk saya dari Indonesia, yang berhasil terpilih,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (20/4/2026).

Ajang yang berlangsung pada 9–15 April 2026 tersebut memberikan pengalaman berharga baginya. Ia berkesempatan bertemu pelajar perempuan dari berbagai negara dan menjalin relasi internasional.
“Saya merasa terhubung dengan mereka karena sesama perempuan, jadi lebih memahami. Seru punya banyak teman dari berbagai negara,” kata Danica.

Salah satu momen paling berkesan adalah ketika ia berkompetisi dengan peserta dari China, India, dan Amerika Serikat.
“Mereka adalah saingan yang cukup kompetitif sekaligus menginspirasi,” ungkapnya.

Baca juga: Ubah Minyak Jelantah Jadi Listrik, Inovasi Siswa MAN 19 Jakarta Selatan Hingga Juara Kompetisi Nasional

Danica mengaku tidak menyangka bisa meraih medali emas dalam kompetisi tersebut. Baginya, pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang dan dukungan banyak pihak.

Melalui prestasinya, Danica menyampaikan pesan penting bagi pelajar perempuan di Indonesia agar percaya diri dalam mengembangkan potensi diri.
“Bagi teman-teman pelajar perempuan di Indonesia, jangan minder sama cowok-cowok. Kenali potensi diri, terus semangat belajar, atur waktu, susun target yang dituju, dan selalu berdoa kepada Tuhan agar tujuan hidup kalian tercapai,” tuturnya.

Ketertarikan Danica terhadap matematika telah tumbuh sejak sekolah dasar. Ia mulai aktif mengikuti berbagai kompetisi yang membentuk kemampuannya hingga ke tingkat internasional. Ia memilih SMAK Penabur Gading Serpong karena lingkungan sekolah yang mendukung pengembangan akademik dan kompetisi global.

Dalam proses persiapan, Danica mendapatkan bimbingan intensif dari para guru dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar, termasuk soal pelatihan nasional. Ia juga mendapat dukungan mental dari guru pembimbingnya.
“Beliau menanyakan apakah saya stres atau tidak dan sebagainya,” ujarnya.

Dukungan dari teman-temannya turut membantu menjaga keseimbangan emosional selama masa latihan yang intensif.

Baca juga: Firoos, Siswa SMP Subang yang Temukan Bug NASA dan Masuk Hall of Fame NASA Dapat Penghargaan dari BRIN

Sebelum meraih emas di EGMO 2026, Danica telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan:

Tingkat Internasional:

  • Medali Perunggu International Zhautykov Olympiad (IZhO) 2026
  • Honorable Mention International Mathematical Olympiad (IMO) 2025
  • Medali Perak International Tuymaada Olympiad 2024

Tingkat Nasional:

  • Medali Perak Olimpiade Sains Nasional (OSN)
  • Medali Perunggu Lomba Matematika Nasional ke-35 Universitas Gadjah Mada (UGM)

Sebagai informasi, EGMO merupakan olimpiade matematika internasional khusus perempuan yang pertama kali diselenggarakan pada tahun 2012. Pada tahun 2026, kompetisi ini diikuti oleh 269 peserta dari 67 negara di enam benua. Danica menjadi satu-satunya perwakilan pelajar perempuan dari Indonesia dalam ajang tersebut.

Prestasi ini sekaligus mencerminkan semangat pemberdayaan perempuan yang sejalan dengan nilai-nilai perjuangan Kartini di era modern.

W

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu42 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu31 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu154 views