Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Berita Kampus/BPDP Buka Lomba Riset Mahasiswa 2026, Proposal Terbaik Berpeluang Raih Hadiah Rp50 Juta
Berita Kampus

BPDP Buka Lomba Riset Mahasiswa 2026, Proposal Terbaik Berpeluang Raih Hadiah Rp50 Juta

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di bawah Kementerian Keuangan kembali menggelar Lomba Riset Tingkat Mahasiswa 2026.

By Agnes Yonatan (Penulis Utama)26 Agustus 20263 Menit Baca79 Dilihat0 Komentar
BPDP Buka Lomba Riset Mahasiswa 2026, Proposal Terbaik Berpeluang Raih Hadiah Rp50 Juta

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di bawah Kementerian Keuangan kembali menggelar Lomba Riset Tingkat Mahasiswa 2026. Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa diploma dan sarjana dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan gagasan penelitian yang inovatif sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan sektor perkebunan nasional.

Melalui program ini, BPDP ingin mendorong lahirnya riset-riset berkualitas yang mampu menjawab berbagai tantangan di bidang perkebunan dengan pendekatan sains dan teknologi.

Baca Juga: Aktif Riset dan Lomba, Bayu Lulus S2 Cepat Dengan IPK 4,00 Dan Jadi Wisudawan Terbaik Pascasarjana UB

Hadiah Mencapai Rp110 Juta

BPDP menyiapkan total hadiah senilai Rp110 juta bagi para pemenang. Proposal terbaik akan memperoleh hadiah utama sebesar Rp50 juta, sementara juara kedua dan ketiga masing-masing akan menerima Rp35 juta dan Rp25 juta.

Selain hadiah uang, peserta juga berkesempatan memperoleh dukungan untuk mengembangkan penelitian hingga tahap implementasi.

Tujuh Bidang Riset Prioritas

Peserta dapat mengajukan proposal penelitian sesuai dengan tujuh tema utama yang menjadi fokus lomba, yaitu:

  • Bioenergi
  • Biomaterial dan oleokimia
  • Pangan, pakan, dan kesehatan
  • Lahan, tanah, dan budidaya
  • Pascapanen dan pengolahan
  • Pengolahan limbah dan lingkungan
  • Sosial ekonomi, manajemen, bisnis, pasar, serta teknologi informasi dan komunikasi (TIK)

Tema-tema tersebut dipilih untuk mendukung inovasi pada komoditas perkebunan strategis seperti kelapa sawit, kakao, dan kelapa.

Tidak Hanya Berkompetisi, Peserta Juga Mendapat Pembinaan

BPDP tidak hanya menawarkan hadiah bagi para pemenang. Seluruh peserta yang lolos seleksi proposal terbaik juga berkesempatan memperoleh berbagai manfaat, mulai dari pendanaan riset, pendampingan oleh peneliti berpengalaman, hingga peluang mempublikasikan hasil penelitian melalui jurnal maupun forum ilmiah.

Ajang ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas jaringan dengan peneliti muda dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Persyaratan Peserta

Lomba ini terbuka bagi mahasiswa aktif jenjang diploma maupun sarjana yang terdaftar di perguruan tinggi Indonesia. Peserta harus membentuk tim yang terdiri atas tiga hingga lima mahasiswa dengan satu dosen pembimbing.

Selain itu, peserta wajib memperoleh persetujuan dari perguruan tinggi, tidak berstatus terancam drop out (DO), serta mengajukan penelitian yang bersifat orisinal dan belum pernah memperoleh pendanaan dari lembaga lain.

Seluruh dokumen administrasi yang disampaikan juga harus berupa dokumen asli atau hasil pemindaian berwarna dari dokumen asli.

Kriteria Proposal Penelitian

Proposal yang diajukan harus merupakan penelitian baru, bukan kelanjutan dari riset yang sedang berlangsung. Penelitian juga diharapkan memiliki keterkaitan yang kuat dengan persoalan di sektor perkebunan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas, efisiensi, keberlanjutan, maupun pengembangan produk dan pasar baru.

Selain itu, topik penelitian harus sesuai dengan bidang prioritas yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.

Cara Mendaftar dan Batas Waktu Pengiriman

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi lomba dengan mengunggah proposal beserta seluruh dokumen persyaratan. Pengajuan proposal dibuka hingga 31 Oktober 2026, sehingga mahasiswa masih memiliki waktu untuk menyiapkan ide penelitian secara matang sebelum batas akhir pendaftaran.

Bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang riset dan inovasi perkebunan, kompetisi ini dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan karya ilmiah sekaligus memperoleh pendanaan dan pendampingan dari para ahli.

Baca Juga: Universitas Siber Muhammadiyah Buka Pendaftaran Gelombang 2 Hingga 6 September, UKT Mulai 1 Jutaan Per Semester!

A

Penulis: Agnes Yonatan (Penulis Utama)

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu40 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu30 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu152 views