Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Berita Kampus/Berawal Dari Iseng Daftar Hingga Diterima FK Unair Tanpa Tes, Kisah Rosa Raih Golden Ticket
Berita Kampus

Berawal Dari Iseng Daftar Hingga Diterima FK Unair Tanpa Tes, Kisah Rosa Raih Golden Ticket

SURABAYA — Langkah kecil yang berawal dari coba-coba justru mengantarkan Rosa pada pencapaian besar dalam hidupnya. Siswa asal Solo ini resmi menjadi calon mah

By Widiyanto26 Agustus 20263 Menit Baca770 Dilihat0 Komentar
Berawal Dari Iseng Daftar Hingga Diterima FK Unair Tanpa Tes, Kisah Rosa Raih Golden Ticket

SURABAYA — Langkah kecil yang berawal dari coba-coba justru mengantarkan Rosa pada pencapaian besar dalam hidupnya. Siswa asal Solo ini resmi menjadi calon mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) melalui jalur Golden Ticket 2026, sebuah jalur prestasi yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi unggul.

Keberhasilan tersebut berawal dari keikutsertaan Rosa dalam Olimpiade Sains Airlangga pada Desember 2025. Di tengah kesibukan ujian sekolah, ia mengaku tidak melakukan persiapan khusus dan hanya berniat mencoba.

“Awalnya ini benar-benar iseng. Nggak ada persiapan khusus karena lagi ujian juga,” kenangnya.

Namun, dari ribuan peserta yang mengikuti kompetisi tersebut, Rosa justru berhasil meraih posisi Terbaik Satu kategori Saintek. Capaian itu menjadi pintu awal yang membawanya lebih dekat ke impiannya untuk menempuh pendidikan di bidang kedokteran.

Baca juga: Hafal 30 Juz dan Raih Gelar Olimpiade, Syahda Diterima FK Unair Tanpa Tes

Prestasi tersebut kemudian membuka peluang bagi Rosa untuk mengikuti seleksi Golden Ticket Unair. Meski demikian, ia mengaku sempat tidak percaya ketika dihubungi oleh pihak kampus terkait kelulusannya.

“Jujur saja, ngerasa nilainya tuh jelek, biasa aja. Jadi pas dihubungi dari PMB, saya sampai bilang, ‘Kak, ini beneran nggak salah orang?’,” ungkap Rosa.

Seiring berjalannya waktu, rasa ragu tersebut perlahan berubah menjadi keyakinan. Rosa mulai aktif mencari informasi terkait jalur Golden Ticket, termasuk berdiskusi dengan alumni dan mengikuti Airlangga Education Expo untuk memahami proses seleksi secara lebih mendalam.

“Mbaknya bilang, ‘Kamu coba Unair aja. Unair tuh menghargai semua sertif.’ Dari situ juga dikasih step-step, mulai dari harus eligible sampai ikut OSA,” jelasnya.

Baca juga: Tak Perlu Minum Obat Lagi, Inovasi Lintas Fakultas Mahasiswa UNAIR Hasilkan Sambiloto sebagai Obat Nyeri Haid hingga Raih Juara 1

Berbekal sertifikat prestasi dan surat rekomendasi dari sekolah, Rosa kemudian memutuskan untuk mengambil langkah berani yang ia sebut sebagai “gambling”. Keputusan tersebut terbukti tepat. Ia tidak hanya berhasil lolos, tetapi juga menjadi alumni pertama dari sekolahnya yang diterima di Fakultas Kedokteran Unair melalui jalur tersebut.

Momen paling berkesan terjadi ketika pihak kampus akhirnya memastikan kelulusannya melalui sambungan telepon. Setelah sempat diliputi kecemasan karena menunggu kepastian, Rosa langsung berangkat dari Solo menuju Surabaya untuk mengikuti proses pengukuhan.

Kini, menjelang masa perkuliahan, Rosa memilih memanfaatkan waktunya untuk melakukan berbagai persiapan. Ia berencana meningkatkan kemampuan bahasa serta mencari peluang beasiswa guna menunjang studinya ke depan.

“Saya tuh orangnya overthinking, jadi harus well planned. Pengen update skill, mungkin ikut TOEFL atau IELTS, sama cari info beasiswa,” tuturnya.

Rosa juga mengaku tidak sabar menantikan masa orientasi AMERTA 2026 dan kehidupan barunya sebagai mahasiswa. Baginya, memilih Unair bukan hanya soal prestise, tetapi juga mempertimbangkan kualitas pendidikan dan kedekatan dengan keluarga.

Dari pengalaman tersebut, Rosa menunjukkan bahwa kesempatan besar dapat datang dari langkah sederhana. Keberanian untuk mencoba dan kesiapan dalam memanfaatkan peluang menjadi kunci penting dalam meraih impian.

W

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu42 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu30 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu153 views