10 Kampus Terbaik di Palembang Versi EduRank 2026, Universitas Sriwijaya Puncaki Daftar
Palembang merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Sumatra setelah Medan yang memegang peranan vital sebagai pusat ekonomi, budaya, dan pendidikan. Sebaga

Palembang merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Sumatra setelah Medan yang memegang peranan vital sebagai pusat ekonomi, budaya, dan pendidikan. Sebagai ibu kota Provinsi Sumatra Selatan, Palembang didukung oleh infrastruktur modern yang cukup maju.
Kota ini menjadi rumah bagi sejumlah perguruan tinggi bergengsi, dengan Universitas Sriwijaya sebagai motor penggerak utamanya yang konsisten menduduki jajaran teratas kampus nasional menurut penilaian EduRank. Keberadaan institusi-institusi pendidikan berkualitas ini menjadikan Palembang sebagai destinasi favorit bagi para pelajar dari berbagai wilayah di Sumatra maupun daerah lain yang ingin menempuh pendidikan tinggi di lingkungan yang dinamis dan kompetitif.
EduRank merupakan salah satu lembaga pemeringkatan kampus yang telah melakukan penilaian terhadap 14.131 universitas yang tersebar di 183 negara. Penilaian ini mencakup kategori regional mulai dari level global, kawasan benua, tingkat nasional hingga kabuaten/kota. Dalam menentukan posisi setiap institusi, EduRank mengandalkan metodologi yang terukur melalui tiga komponen utama dengan bobot penilaian strategis untuk menjamin akurasi dan objektivitas datanya.
Porsi terbesar, yakni 45%, diambil dari kinerja penelitian yang diukur melalui basis data OpenAlex untuk memetakan publikasi ilmiah dan jumlah kutipan. Selain itu, aspek keunggulan non-akademik juga memiliki bobot 45%, yang mana EduRank menggunakan pendekatan serupa mesin pencari untuk mengukur reputasi digital dan popularitas situs web universitas melalui indikator tautan balik (backlinks) menggunakan data dari Ahrefs.
Komponen terakhir yang melengkapi penilaian adalah skor alumni dengan bobot sebesar 10%. Indikator ini diukur secara spesifik melalui kehadiran dan dampak lulusan universitas di platform Wikipedia dalam 43 bahasa yang berbeda. Melalui kombinasi antara produktivitas riset, reputasi digital, dan pengaruh para alumninya, EduRank menyusun skor akhir untuk menentukan posisi universitas dalam skala global maupun regional.
Berikut 18 Universitas Terbaik di Palembang Versi EduRank Tahun 2026:
- Universitas Sriwijaya
Peringkat Nasional: 23
Peringkat Asia: 394 - Universitas Islam Negeri Raden Fatah
Peringkat Nasional: 149
Peringkat Asia: 3124 - Universitas Bina Darma
Peringkat Nasional: 164
Peringkat Asia: 3161 - Universitas PGRI Palembang
Peringkat Nasional: 169
Peringkat Asia: 3188 - Universitas Muhammadiyah Palembang
Peringkat Nasional: 181
Peringkat Asia: 3232 - Universitas Indo Global Mandiri
Peringkat Nasional: 339
Peringkat Asia: 3951 - Universitas Katolik Musi Charitas
Peringkat Nasional: 388
Peringkat Asia: 4257 - Universitas Palembang
Peringkat Nasional: 398
Peringkat Asia: 4321 - Universitas Tridinanti Palembang
Peringkat Nasional: 422
Peringkat Asia: 4538 - Universitas IBA
Peringkat Nasional: 448
Peringkat Asia: 4784
Penulis: Silmi Hakiki
Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.
Komentar Pengunjung (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

