Kamus Mahasiswa Logo
Beranda/Berita Kampus/10 Jurusan di UGM Sepi Peminat, Namun Peluang Kerjanya Besar
Berita Kampus

10 Jurusan di UGM Sepi Peminat, Namun Peluang Kerjanya Besar

Universitas Gadjah Mada (UGM) masih menjadi salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) favorit di Indonesia setiap tahunnya. Pada jalur Seleksi Nasional Berdasar

By Widiyanto26 Agustus 20262 Menit Baca1,572 Dilihat0 Komentar
10 Jurusan di UGM Sepi Peminat, Namun Peluang Kerjanya Besar

Universitas Gadjah Mada (UGM) masih menjadi salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) favorit di Indonesia setiap tahunnya. Pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, UGM membuka sebanyak 93 program studi (prodi) untuk calon mahasiswa baru.

Berdasarkan data dari laman Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Fakultas Kedokteran UGM tercatat sebagai salah satu prodi dengan peminat terbanyak pada SNBP 2025, yaitu mencapai 1.979 pendaftar. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa terhadap jurusan-jurusan favorit.

Namun, di sisi lain, terdapat sejumlah prodi di UGM yang justru memiliki jumlah peminat relatif sedikit. Prodi-prodi ini bisa menjadi alternatif strategis bagi siswa yang ingin meningkatkan peluang lolos SNBP 2026, tentu dengan tetap mempertimbangkan minat dan potensi diri.

Berikut daftar 10 prodi UGM dengan peminat paling sedikit pada SNBP 2025:

  1. Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (D4)
    Jumlah peminat SNBP 2025: 74
  2. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (S1)
    Jumlah peminat SNBP 2025: 94
  3. Bahasa dan Sastra Perancis (S1)
    Jumlah peminat SNBP 2025: 101
  4. Bahasa, Sastra dan Budaya Jawa (S1)
    Jumlah peminat SNBP 2025: 106
  5. Teknik Sumber Daya Air (S1)
    Jumlah peminat SNBP 2025: 106
  6. Manajemen Sumber Daya Akuatik/Perikanan (S1)
    Jumlah peminat SNBP 2025: 110
  7. Akuakultur (Budidaya Perikanan) (S1)
    Jumlah peminat SNBP 2025: 118
  8. Pengembangan Produk Agroindustri (D4)
    Jumlah peminat SNBP 2025: 127
  9. Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil (D4)
    Jumlah peminat SNBP 2025: 132
  10. Pengelolaan Hutan (D4)
    Jumlah peminat SNBP 2025: 136
Ilustrasi (Dok.Kamusmahasiswa.com)

Meski jumlah peminatnya relatif sedikit, bukan berarti prodi-prodi tersebut minim prospek. Banyak di antaranya justru memiliki peluang kerja yang spesifik dan dibutuhkan, terutama di sektor pertanian, kehutanan, infrastruktur, hingga kebudayaan.

Bagi calon mahasiswa SNBP 2026, memilih prodi dengan peminat lebih sedikit bisa menjadi strategi realistis untuk memperbesar peluang diterima, selama tetap sesuai dengan minat, bakat, dan rencana karier jangka panjang.

W

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi
Nasional

1 Juta Lebih Sarjana Menganggur, Pakar Ungkap Masalahnya Bukan Sekadar Kompetensi

Jumlah pengangguran dari kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih menjadi perhatian.

13 jam lalu40 views
Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo
Inspirasi

Pernah Jadi Barista hingga Bersihkan Rumah Dosen, Yuda Kini Lulusan Terbaik UIN Walisongo

Yuda Agustian berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik fakultas dengan IPK 3,94.

13 jam lalu41 views
Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ
Nasional

Kabut Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Sekolah di Riau Bisa Terapkan PJJ

Pemerintah Provinsi Riau menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memungkinkan sekolah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

13 jam lalu30 views
UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah
Inspirasi

UIN Palangka Raya Kembangkan Drone AI untuk Deteksi Karhutla dari Bawah Tanah

Teknologi ini dirancang untuk menemukan titik rawan kebakaran lebih cepat di lahan gambut Kalimantan.

2 hari lalu152 views